Anak-anak Pulau Sebesi Rindu Rumah

Warga korban tsunami dari Pulau Sebesi dan Sebuku Lampung Selatan tiba di posko pengungsian di Kalianda, Lampung Selatan, Lampung, Rabu (26/12/2018).ANTARA FOTO/Ardiansyah.

Lampung Selatan: Anak-anak pengungsi dari Pulau Sebesi, di Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan ingin kembali ke rumah. Saat ini mereka masih mengungsi di Lapangan Tenis Indoor, Kota Kalianda, Lampung Selatan.

Saifudin, siswa kelas dua SMP Swadipa di Pulau Sebesi mengatakan, dirinya sudah rindu dengan suasana rumah dan kampung halamannya. Dia ingin segera pulang ke rumah.

“Saya ingin segera pulang ke rumah,” kata Saifudin saat ditemui di lokasi pengungsian, Kamis, 3 Januari 2018.

Saifudin mengaku sudah bosan terlalu lama mengungsi. Meski ada teman bermain, namun rindu terhadap kampung halaman sudah tidak terbendung lagi di hati Saifudin.

“Meskipun di sini dicukupi dan diajak bermain, tapi lama-lama juga bosan,” ungkap Saifudin.

Pengungsi lain bernama Sabihis, 38, mengaku jika kedua anaknya juga merasakan kebosanan di pengungsian. Dua anaknya yang bersia 13 tahun dan enam tahun pun merasa bosan tinggal lama di tempat pengungsian, meskipun semua keperluan anaknya dicukupi.

“Ingin cepat pulang, kalau sudah aman, pengin cepat pulang ke rumah. Makan sih cukup, meskipun semua dicukupi, seperti kesehatan ada, musala, makan, tapi lama-lama kita seperti burung dalam sangkar,” keluh Sabihis.

Sabihis hanya bisa berdoa semoga alam segera tenang, sehingga pemerintah bisa segera memulangkan warga Pulau Sebesi ke rumah masing-masing.

(DEN)