DPO Teroris Poso Jadi 14 Orang

Poso: Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) merilis empat nama baru yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus terorisme. Sebelumnya Polda Sulteng menyatakan yang masuk DPO berjumlah sepuluh orang.

Dari empat nama dan wajah baru yang masuk dalam DPO itu, tiga di antaranya berasal dari Banten. Mereka adalah Alvin alias Adam alias Musa’ab, Jaka Ramadan alias Ikrima, dan Al Qindi Mutaqien alias Muaz.

Sedangkan satu orang lainnya berasal dari Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Andi Muhamad alias Abdulah. Dari hasil pengembangan yang dilakukan polisi, mereka diketahui telah bergabung dengan Kelompok Ali Kalora.

“DPO dari yang kita sampaikan sebelumnya, yaitu ada sepuluh, pada saat ini telah bertambah empat orang. Jadi jumlahnya semua ada 14 orang. Berdasarkan informasi yang kami dalami, empat orang tersebut sudah bergabung dengan kelompok Ali Kalora,” ujar Kabid Humas Polda Sulawesi Tengah, AKBP Hery Murwono, di Gedung Polda Sulteng, Rabu (9/1).

Adapun sepuluh nama yang sudah lebih dulu masuk DPO, ialah Ali Ahmad alias Ali Kalora, Basir alias Romji, Qatar alias Fareld, Askar alias alias Pak Guru, Nae alias Galuh, Abu Alim alias Ambo, Mohamad Faisal alias Namnung, Alhaji Kaliki alias Ibrohim, Rajif Gandi Saban alias Rajes, dan Adtya alias Idad.

(ALB)