Sulut ‘Tak Lepas’ dari Gempa

Manado: Gempa merupakan bencana alam yang tak bisa dilepaskan dari wilayah Sulawesi Utara. Sebab, wilayah itu berada di atas lempengan laut yang berpotensi mengakibatkan gempa tektonik.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado Edward Henry Mengko mengatakan potensi gempa di Sulut cukup tinggi. Sebab, aktivitas subduksi masih sering terjadi.

“Nah justru akan aneh bila Sulut tak mengalami gempa,” ujar Edward di Manado, Jumat, 4 Januari 2019.

Menurut Edward, wilayah-wilayah yang terdapat aktivitas subduksi tersebut seperti di wilayah perairan Maluku Utara-Bitung, Sulut. Ada juga di selatan Filipina yang memanjang ke wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Ada juga dari Gorontalo yang memanjang ke Kabupaten Minahasa Selatan Sulut. Sehingga memang wilayah-wilayah ini kerap kali dilanda gempa,” terangnya.

Gempa akan dirasakan di seluruh wilayah Sulut jika kekuatan gempa cukup besar. Gempa di Sulut juga bersifat aktif seiring dengan pergerakan lempengan di perairan-perairan tersebut.

“Namun tak semua gempa bisa dirasakan. Sering juga gempa hanya bisa dirasakan alat pendeteksi namun tak dirasakan masyarakat. Ini yang harus dipahami juga,” bebernya.

Masyarakat, ujar Edward, harus diberi edukasi yang baik terkait dengan penanganan atau antisipasi bencana lantaran gempa. Sebab, kata dia, tak semua gempa bisa menyebabkan kerusakan atau tsunami.

Edukasi ini, ujarnya, bisa membuat masyarakat paham sehingga tak termakan dengan informasi bohong. 

“Edukasi juga bisa membuat masyarakat sadar akan ancaman bencana sehingga dapat meminimalisasi korban saat terjadi gempa besar yang berpotensi tsunami,” bebernya.

(RRN)